Sakit Hati

MATA AIR & AIR MATA

Aku ingin membasuh air matamu
Biar luka itu kering
Dan kau bisa melukis pelangi di birunya mata air
Tanpa air mata lagi
Dan aku ingin menghirup mata airmu
Biar kehausan rindu ini tergenangi

(Mayank Ponimiring II  bibirmerahmembabibuta@yahoo.com)


TANPA JUDUL

Di sini…
Masih bisa kucium harum tubuhmu yg terjerat lelah
Di sini…
Masih kucoba meraba palung hatimu yg memadamkan perapian
Di sini…
Masih kubingkai bayangmu yg hilang dibalik bayang riuh tawa kemarin malam
Di sini…
Aku terbius wajahmu yg terbaring manja di peraduan
Di sini…
Aku mengundang semilir angin pd doa yg kubaca utk tidurmu

(Mayank Ponimiring II  bibirmerahmembabibuta@yahoo.com)


BAHAGIA DI SATU DEBU

Tak pernah bosan aku berharap
Menggantungkan rindu ini pada ribuan kata yg selalu hadir
Saat aku bisa mencium harum tubuhmu pd deretan senja hari ini
Kemarin, esok, atau lusa…

Satu tatap yg tercipta
Memaksaku untuk diam di pelukan cinta
Luruh tak tertahan
Mengelopak pada bunga pagi
Segar semerbak mewangikan rumah hatimu

Bolehkah aku menengoknya sejenak?
Andai kau ijinkan, aku ingin meraih bahagia
Meski hanya di satu debu

(Mayank Ponimiring II  bibirmerahmembabibuta@yahoo.com)


TAK PERNAH BISA

Aku tak pernah bisa mencampakkan cinta yang tak pernah kau miliki
Aku mencintaimu, tapi kau belum memiliki cintaku
Apa yang mesti aku campakkan sementara aku tak punya apa-apa lagi
Selain harapan satu-satunya
Harapan agar kau menerima cintaku

(Mayank Ponimiring II  bibirmerahmembabibuta@yahoo.com)


DI MANA ALAMAT RUMAH HATIMU?

Ke mana hujan pergi hari ini?
Sejenak menggoda bumi pada siang yang gerah
Lalu hilang saat malam tengadah

Ke mana aku harus pergi
Saat kusadar tak ada lagi yang aku bela dari perjalanan ini
Selain menapaki jejak lemah menuju rumah hatimu
Tak hilang dilalap lelah
Tak jera diremas gelisah

Sekali aku coba lari dan mengingkari
Seribu kali aku kembali lagi, padamu…
Mengumpulkan semua rindu dan cinta untuk bangkit lagi
Dalam barisan doa-doa
Lalu rebah pasrah menunggu hadirmu
Tanpa ragu dan tanya lagi
Di mana kau alamatkan rumah hatimu?
Agar aku tak salah berlari

(Mayank Ponimiring II  bibirmerahmembabibuta@yahoo.com)



DATANG MENJELANG

Seperti kemarau yang menanti hujan
Kutunggu kabarmu yang masih diam
Apakah engkau baik-baik saja?
Seperti tanah tandus yang tersenyum karena deras merebas
Aku hanya bisa mengucap salam dengan doa
Agar kau tak pernah kurang
Selalu tersenyum karena bahagia menjelang, untukmu…

(Mayank Ponimiring II  bibirmerahmembabibuta@yahoo.com)



YANG TAK TERLUPA

Yang tak pernah terlupa sedikitpun
Saat ruang kosong menyekat di kepala
Bayangmu mematuk seketika
Merama rama tak hilang
Melebur nyata dalam bilur rindu yang terpelihara

Entah di mana adamu…
Aku hanya tahu kau selalu menghadirkan getar-getar indah
Yang kuiba menjadi bahagia
Di setiap tarian debu dan derai gerimis yg jatuh

(Mayank Ponimiring II  bibirmerahmembabibuta@yahoo.com)


SAMAR TERJAGA

Ke mana dunia berpijak di senja ini?
Tak ada kabar yang kuterima
Selain bisikmu yang kutemui pd sisa mimpi tadi malam

Kujaga apapun tentangmu tanpa tanya
Meski tanda cintamu masih samar terkurung gulungan misteri
Apalagi yg bisa kau tawarkan untukku
Selain gelisah dan rindu yg tak pernah mati
Menyulut cinta untuk terus menanti tanpa henti

(Mayank Ponimiring II  bibirmerahmembabibuta@yahoo.com)


DI UJUNG KATA-KATA

Lengkaplah sudah sepi ini mengurung sendiriku
Terkulai dikunyah nelangsa yang berapi-api
Menyusuri jalanan lengang
Bersimbah angan tanpa tujuan

Dalam derap gerimis yang pongah menghujam
Terbuai wajahmu menyusup bertubi-tubi
Membawa sebaris kata bahagia yg menenggelamkan nurani
Di atas pengharapan tak berkesudahan

Tentang rindu kusam
Tentang cinta terbuang
Mengutip satu namamu di antara keluh kesah
Gundah gelisah, air mata, dan lara

Masihkah ada sedikit senyum darimu
Di batas penantianku yang kini makin terbata
Jika masih ada ruang di hatimu
Untukku, sedikit saja, tolong bicaralah
Pada tanah membentang
Pada pohon-pohon rindang
Dan angin yang mengusik keangkuhan

Setidaknya biar ada tanda yg bisa kubaca dan kuraba
Janganlah sepi yang hadir
Janganlah semu yang membeku
Karena aku selalu berjalan menujumu
- Perlihatkan kutipan teks -

(Mayank Ponimiring II  bibirmerahmembabibuta@yahoo.com)


HANYA PADAMU

Mataku terpejam tak mau
Anganku berontak tak lesu
Merekat pada ruang kamar
Berkutat pada riuh gaduh angin malam
Meronta lagi getar ini
Mengais lagi rindu bertali

Untukmu kuasah luka
Padamu kuasuh bahagia
Padamu cinta ingin kuakhirkan
Kupercayakan tanpa sebab yg harus diperdebatkan
Hanya padamu, itu saja..

(Mayank Ponimiring II  bibirmerahmembabibuta@yahoo.com)


KATA-KATA MATI

Kata-kata mati mengepungku
Terlalu banyak definisi yg hinggap hingga lidahku kelu
Kata-kata menjadi sedemikian langka
Seolah aku tak mampu membahasakan cintaku padamu

Semua telah terkurung di ruang pengharapanku
Berisi namamu serta berjuta kenangan yg hadir & kumaknai kedalamannya
Aku tak ingin membongkarnya,
Meski kata-kata mati telah menusukkan kesedihan di pusat jantungku

(Mayank Ponimiring II  bibirmerahmembabibuta@yahoo.com)


AKHIR TANPA PENGHABISAN

Inilah akhirnya…
Aku mengakhiri jejak yg baru kutapaki
Bukan salahmu…
Ini semua hanya karena aku…
Yang tak mampu menyemai benih rindu di ladangmu
Apa dayaku jika cintaku tak lagi hadir untukmu

Sia-sia kucoba membangun fondasi cinta ini
Sementara di atas segalanya,
Aku terus mengasah kesedihan penantian yang kuiba
Tak mau lepas hingga menafikan adamu

Maafkan untuk satu pilihan yg pahit ini
Tapi setidaknya, lebih baik semua terbuka sedari awal
Sebelum kebohongan terkuak di penghabisan
Aku memilih pergi karena tak mau menyakitimu
Aku memilih mencintai satu nama meski hanya semu

(Mayank Ponimiring II  bibirmerahmembabibuta@yahoo.com)


YANG TERINDAH, YANG TERDALAM

Segalanya telah tertebas waktu
Aku masih terhisap sepi yang membisu
Di ujung sapaku yang tertatih menujumu,
Kucoba teduh dalam satu doa:
Semoga kau tetap menjadi yang terbaik dan terindah
Yang kutemui dalam perjalanan hidupku

(Mayank Ponimiring II  bibirmerahmembabibuta@yahoo.com)


TETAPLAH BERSAMA

Tetaplah bersamaku, Tuhan
Tetaplah bersamaku, kasih
Jika kasih tak bersamaku
Tetaplah bersamaku, Tuhan
Jika kasihku pergi
Tetaplah bersamaku, Tuhan
Kalau Tuhan tak bersamaku
Ke mana lagi kan kucari kasihku

(Mayank Ponimiring II  bibirmerahmembabibuta@yahoo.com)


KABAR HUJAN

Apa kata hujan hari ini?
Dia masih menangis sedih
Karena bumi yg diguyurnya masih menyisakan kemarau

Pohon-pohon belum juga menghijau
Daunnya meranggas
Rantingnya kurus pucat
Hanya akarnya yang tegar menghujam
Setia menanti hujan datang lagi di keesokan harinya
Seperti inikah jejak yang harus kutapaki?
- Perlihatkan kutipan teks -

(Mayank Ponimiring II  bibirmerahmembabibuta@yahoo.com)


AKU PERGI

Setelah melintasi waktu bersimbah pesonamu
Kini semua terasa tiada
Makna yang terendap lama
Dan mendekam dalam gugusan matahari
Tak lagi bisa kuraba
Semua seperti kembali kosong

Harapanku akanmu,
Seperti menemui titik penghabisannya
Apa gerangan yg terjadi?
Tiba-tiba aku enggan mengumbar rinduku
Tiba-tiba aku ingin berhenti mencintaimu
Mungkinkah karena sikapmu yg makin lama tak lagi membiusku
Perlahan menghilang di balik dusta

Auramu yg makin pudar oleh sikap tak pasti
Angkuhmu melemahkanku
Bisumu menyurutkan langkahku
Aku lebih baik pergi…

(Mayank Ponimiring II ** bibirmerahmembabibuta@yahoo.com)



KABAR GERIMIS

Biarkan gerimis turun di bulan Mei ini
Mengiringmu di pembaringan
Setelah kau habiskan waktu semalaman di negeri seberang
Memanjakanmu dgn harmoni
Membawamu ke titik penyatuan mimpi

Apakah aku ada di sana?
Dalam memori pengembaraanmu yg kurasa makin jauh kuikuti
Kau tetap penuh seribu misteri
Sampai hujan mengguyur bumi detik ini, akhirnya…
READMORE
 

Kangen

Rindu Menghantam Jiwa

tadi siang matahari baru saja bunuh diri
terjun ke lembah sunyi
mendung...

seperti hatiku yang berselimut rindu
beku...

sudah kucari kau ke laut
sudah kucari kau ke langit
bayangmu pun tak kujumpai

kulepaskan saja rindu pada Jack Daniels...

seperti orang gila
aku terkapar di sudut maya gelap ini
bertanya pada sepi yang dijadikan anak tiri oleh waktu

Apa yang kau rasa kala rindu menghantam jiwa????


Waktu Ku Rindu

kata-kata rayu
lagu-lagu rindu

satu-persatu layu

lalu...

remuk dihancurkan waktu


Rindu Untuk Siapa

di matamu
aku temukan sepucuk rindu
dan surat cinta

hanya saja aku tak berani membaca

ah...
kau lupa menulisnya untuk siapa???


Cerita Rindu

lihatlah...
kerinduan terkapar di pinggir jalan
dibanjiri sumpah serapah
dilumuri penyesalan tanpa kain kaffan

ketika hasrat dan keinginan dibenturkan pada kenyataan
ketika keyakinan roboh tertimpa keadaan

tajam lidahmu menebas jantungku

berhamburan suka duka
canda tawa
dan segala kenangan kita

tersapu angin masuk comberan

kulihat kerinduan menangis
air matanya menambah asin cerita ini


Rasa Kangen
baru aku tahu
kangen itu rasanya asin
ia meleleh
dari sudut-sudut mataku
READMORE
 

Romantis

Di Hatiku

untaian kata mesra
dan seribu puisi cinta yang kupunya
tak mampu menyaingi indah wajahmu

kau adalah keindahan
yang menghiasi duniaku

memandangmu...
aku berharap waktu berhenti

menyentuhmu...
seperti menyentuh sesuatu yang rapuh tapi sangat berharga

kau adalah jejak
yang iringi langkahku

kau adalah detak
yang iringi jantungku

kau adalah air mata
yang iringi tangisku

kau ada
di hatiku


Indah Sore Itu

indah sore itu
bukan pada matahari senja
yang berwarna jingga

indah sore itu
bukan pada biru samudera
di batas cakrawala

indah sore itu
adalah hitam rambutmu
yang buat aku terpana

indah sore itu
adalah biru matamu
yang memancarkan pesona

indah sore itu
adalah kamu, cinta...!


Aku Tak Pernah Berpaling

ketika musim memajang rindunya pada hujan
ada sebongkah cemas yang tak bisa kuucapkan
aku hanya ingin memelukmu dari senja hingga subuh tiba

setapak demi setapak
kudaki jalan terjal kerisauan
saat tiba di persimpangan 
ingin kutanggalkan segala ragu dan rasa bosan

ooo,
betapa kebimbangan telah berubah menjadi labirin
menjadi lingkaran tanpa celah

tapi catatlah olehmu, tentang satu kepastianku
'aku tak pernah berpaling darimu'


Sebuah Keabadian

hati hanya bisa mencintai sekejap

kaki hanya bisa melangkah sejauh lelah

tatapan tak selamanya indah di mata

tapi memiliki kasih sayang darimu

adalah keabadian

tak ternilai (by Iman_Chank)


Ketulusan Hati

sesuatu yang tak bisa diucapkan
jangan dipaksa untuk diucapkan

sesuatu yang tak bisa diucapkan
sebaiknya dimengerti saja

karena masih banyak makna yang bisa kita rangkai
lewat sebuah ketulusan hati

maka berdirilah disampingku
dan terangi setiap jalanku

seperti Adam menerangi Hawa nya
seperti aku, yang tulus mencintaimu (diambil dari buku katakan cinta)


Mawar di Bibirmu

ketika kesunyian bolong
oleh nyanyian sumbang burung malam

aku hempaskan setumpuk penat dan kegelisahan
pada gambar wajahmu yang ayu

dan ketika senyum di bibirmu
mekar
seindah rangkaian bunga-bunga mawar

maka kerinduan ini
telah lunas terbayar


Teduh di Matamu

ada rintik hujan yang jatuh di tanah pasir
ada butir embun yang turun di rerumputan

adalah dirimu yang buatku tahu
bahwa cinta itu,
ada...!

mendekapku dalam keindahan yang abadi
seperti darah dan merahnya
seperti malam dan gelapnya

seperti teduh
yang kulihat di matamu
READMORE